Penerapan Pancasila untuk generasi penerus dalam konteks kehidupan masyarakat modern
Pemahaman terhadap latar belakang historis, dan konseptual
tentang Pancasila bagi setiap warga negara merupakan suatu bentuk kewajiban
sebelum kita dapat melaksanakan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa maupun bernegara. Kewajiban tersebut merupakan konsekuensi formal
serta logis dalam peran dan kedudukan kita sebagai warga negara. Karena
kedudukan Pancasila sebagai dasar negara maka setiap warga negara wajib untuk
loyal (setia) kepada negaranya.
Perjalanan suatu bangsa yang akan bertujuan untuk maju sangat
bergantung pada efektifitas penyelenggaraan negara tersebut. Pancasila
merupakan dasar negara merupakan dasar dalam mengatur penyelenggaraan negara
disewgala bidang, baik dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya,
dan hankam. Era globalisasi menuntut kesiapan segenap komponen bangsa untuk
mengambil peranan agar dampak negativ yang banyak muncul dapat segera
diantisipasi.
Penerapan tersebuat dapat dilakukan dengan hal-hal yang dapat
ditanamkan pada generasi poenerus, yaitu :
1. Kesetiaan, nasionalisme (cinta tanah air)
Diterapkannnya rasa kesetiaan (nasionalisme) yang tinggi pada
para generasi poenerus dapat menimbulkan rasa empati pada negaranya, sehingga
loyal yang tinggi timbul dengan rasa keiklasan pada negaranya. bentuk kesetiaan
(loyalitas) mereka terhadap filsafat negaranya yang secara formal diwujudkan
dalam bentuk kepatuhan terhadap hukum yang berlaku. Kesetiaan warga negara
tersebut akan nampak dalam sikap dan tindakan, yakni menghayati, mengamalkan
dan mangamankan. Kesetiaan ini akan semakin mantap jika mengakui dan meyakini
kebenaran, kebaikan dan keunggulan Pancasila sepanjang masa.
2. Patriotisme (kerelaan berkorban)
Dengan penerapan rasa patriot yang tinggi maka dapat menumbuhkan
jiwa-jiwa rela berkorban akan negara maupun bangsa, yaitu dengan sekuat tenaga
dan rela berkorban fikiran bahkan harta yang telah dimilikinya pribadi untuk
negara. Pancasila dalam kedudukannya sebagai Ideologi negara di harapakan mampu
menjadi filter dalam menyerap pengaruh perubahan jaman di era globalisasiini.
Keterbukaan ideologi Pancasila terutama ditujukan dalam penerapannya yang
berbentuk pola pikir yang dinamis dan konseptual. Suatu ideologi negara,
merupakan hasil refleksi manusia berkat kemampuanya menjaga jarak terhadap
dunia kehidupanya. Serta terjadi hubungan yang sinkron saling melengkapi pada
ideologi dam kenyataan hidup masyarakat, sehingga berlangsung pengaruh timbal
balik yang terwujud dalam unteraksi yang disatu pihak memacu ideologi makin
realistis dan dilain pihak mendorong masyarakat makin mendekati bentuk yang
ideal, mencerminkan cara berfikir masyarakat, namun juga membentuk masyarakay
menuju cita-cita.
Contoh penerapan pada sekarang ini adalah :
Di wajibkannya mata pelajaran PKN mulai dari tingkat sekolah dasar hingga pada perkuliahan.








0 Response to "Penerapan Pancasila untuk generasi penerus dalam konteks kehidupan masyarakat modern"
Posting Komentar